Rabu, 04 Februari 2009

Longsor Melanda Subang Kulon
Sukabumi,...............
Hujan yang mengguyur Kota Sukabumi selama dua hari mengakibatkan bencana tanah longsor. Longsor terjadi di Kp. Subang Kulon Rt 02/13 Kelurahan Subang, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, dinihari kemarin. Bahkan dua rumah milik warga nyaris ikut longsor karena letaknya persis dibibir jurang yang tanahnnya longsor. Kini dua pemilik rumah tersebut terpaksa diungsikan.Sahroji, pemilik rumah yang temboknya sudah berada ditepi jurang, kepada Jurnal Bogor menuturukan, tanah didepan rumahnya yang biasa di pake jalan oleh warga sudah mengalami retak retak sejak Senin lalu. Bahkan ia curiga, jika hujan tak kunjung henti longsor pasti akan terjadi.Ia bersama anaknya yang rumahnya bersebelahan sepanjang malam mengaku cemas akan ancaman longsor. Apalgi pergesran tanah sudah terjadi sejak Asar. “Saat itu saya baru saja makan sore, saya lihat tanah di depan rumah mulai turun terbawa air. Lalu saya bilang kepada keluarga agar waspada. Benar saja, Subuh tanah sudah longsor,” ujar Sahroji.Kini rumah miliknya tinggal menunggu waktu. Pasalanya pondasi depan rumahnya sudah mengantung di tepo tebing yang tingginya lebih kurang sekitar 7 meter. Untung saja kejadian ini cepat dilaporkan oleh warga kepada aparat kelurahan. Makanya siang kemarin Wakil Walikota Sukabumi HM. Mulyono didampingi Kabang Kesra, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Serta Camat Cikole meninjau lokasi kejadian. Sekaligus menyerahkan bantuan.Mulyono, menyuruh aparat kelurahan segera mengevakwasi dupemilik rumah agar tidak terhadi korban kecelakan. Untuk sementara dua pemilik rumah diunsikan ketetangga dan saudaranya. Evaklwasi dilakukan kemarin kendati hujan deras tak kunjung berhenti.Untuk menagulangi tanah longsor tersebut Camat Cikole Adil Bidiman akan melakukan kerajabakti mebuat tanggul dari karung untuk sementara agar longsor tidak meluas, sebelum dilakukan pembuatan talud yang biayanya cukup besar.“Kami akan mengerajkan aparat Polsek, dan Koramail beserta masyarakat untuk menagulangi meluasnya longsor tanah ini. Tanah longsor ini selain mengancam rumah ambruk, juga jalan setapak yang biasa digunakan warga juga terputus. Untuk sementara kami akan melakukan penagulan dulu guna mencegah lonsor susulan,” terangnya.Adil menjelaskan, sebenarnya daerah ini sudah masuk daerah waspada longsor. Sebelumnya didaerah ini juga telah terjadi bencana yang sama. “Makanya kejadian ini dapat terdeteksi lebih cepat. Sedikitnya ada lima wuilayah rawan longsor di Kecamatan Cikole yaitu di Kelurahan Subang Jaya dan Kelurahan Cisarua. Saya sudah menyerukan agar masyarakat waspada,” terangnya. Budi Darmawan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar